Minggu, 16 November 2014

Cara Belajar 4 Ilmuwan

1. Cara Belajar Albert Einstein

Einstein kecil gaya bicaranya sangat tidak menarik. Hal tersebut disebabkan kemampuan berbahasanya sangat lambat. Karena kemampuan berbicaranya yang lambat itulah maka hal tersebut sampai menyebabkannya pernah gagal pada saat bersekolah. Dan juga kepala sekolah di tempatnya belajar sampai menasehatkan supaya dia drop out dari sekolahnya. Terhadap saran dan perkataan kepala sekolahnya bahwa ia bodoh maka ia menolak dan memberontak.
Einstein meupakan anak baik, gemar membaca dan dan memiliki kebiasaan senang menolong. Karakter ini kemudian membantunya untuk tumbuh cerdas. Walau kemampuan berbahsanya rendah akan tetapi dalam bidang numerika atau matematika ia mempunyai kelebihan luar biasa.
Tahukah Anda bahwa Enstein tidak pernah gagal dalam mapel matematika. Saat belum genap lima belas tahun, Einstein sudah menguasai dan mahir kalkulus diferensial dan integral. Terhadap pelajaran ini, ia mempelajarinya secara mandiri atau otodidak.
Ketika masih pada jenjang sekolah dasar, ia mempunyai kemampuan rata-rata kelas. Kegemarannya adalah memecahkan soal-soal rumit dalam bidang aritmatika terapan.
Kecintaan Einstein terhadap matematika mendapat dukungan dari orang tuanya. Orang tuanya membelikan buku-buku tersebut sehingga dikuasailah pelajaran angka-angka hanya dalam masa liburan musim panas.
Demikianlah sedikit informasi mengenai cara belajar Albert Einstein.
2. Cara Belajar Thomas Alfa Edison

Apa yang dilakukan Thomas Alfa Edison berbeda dengan cara belajar Albert Einstein. Jika Einstein suka akan Matematika maka Ia belajar tentang bagaimana cara menemukan dan membuat lampu. Apakah Anda tahu bahwa Edison telah melakukan sebanyak 5.000 percobaan dan selalu gagal sebelum akhirnya lampu pertamanya menyala.
Keuletan dan kesabaran dalam cara berpikir Thomas Alfa Edison sangatlah positif. Hal tersebut mengantarkannya pada kreativitas level tinggi.
3. Cara Belajar Isaac Newton

Isaac Newton adalah seorang ahli fisika, matematika, astronomi, filsafat alam, kimia, dan teologi yang berasal dari Inggris.
Newton kecil mengawali sekolah ketika tinggal dengan neneknya di desa. Kemudian ia dikirimkan untuk bersekolah bahasa di daerah Grantham dan menjadi anak terpandai di sekolahnya tersebut.
Saat bersekolah di Grantham dia tinggal di kost milik apoteker lokal (William Clarke). Selanjutnya meneruskan kuliah di Universitas Cambridge pada usia 19 tahun. Newton adalah orang yang sangat memfokuskan diri kepada pelajaran sehingga masalah cintanyapun tak diurusinya.
Setelah sempat berhenti sekolah karena disuruh menjadi petani, Newton akhirnya sekolah lagi oleh karena kepala sekolah King’s School berhasil meyakinkan ibunya agar mengijinkan Newton kembali bersekolah sampai ia berhasil menamatkan sekolahnya. Newton berhasil tamat sekolah pada umur 18 tahun dengan predikat sangat memuaskan.
Karena kepandaiannya, Newton berhasil diterima di Trinity College Universitas Cambridge. Ketika itu, ajaran Aristoteles dijadikan landasan kurikulum universitas. Akan tetapi Newton lebih tertarik membaca pikiran-pikiran filosof modern yang dianggapnya lebih maju. Mereka adalah Descartes dan astronom seperti Copernicus, Galileo, dan Kepler.
Newton selanjutnya sukses menemukan teori binomial umum. Kemudian ia mulai mengembangkan teori matematika dan pada akhirnya berkembang menjadi kalkulus.
4. Cara Belajar Charles Darwin

Berikut ini adalah tipikal dan cara belajar Charles Darwin, yang tentu saja ada perbedaan dengan cara belajar Albert Einstein.  Charles darwin belajar sesuai dengan kurikulum yang menggunakan bahasa Yunani Klasik. Dan ketika itu ia berprestasi bagus secara akademik.
Selanjutnya ia memilih jurusan kedokteran namun tidak memperoleh banyak kemajuan. Kemudia dia mencoba usaha lain supaya dapat maju. Dan ayahnya menyuruhnya belajar teologi supaya menjadi pendeta di Christ’s College.
Anehnya, tetap saja ia tidak mengalami kemajuan berarti. Berburu dan permainan menembak adalah kesenangannya. Di sisi lain, Darwin memiliki minat pada mengkoleksi tanaman, serangga, serta benda-benda geologi.
Kesenangannya pada tanaman dan serangga dikembangkannya dan lebih fokus pada serangga dan spesies langka. Naluri ilmiah yang dimiliki Darwin didorong oleh seorang ahli bumi yang bernama Alan Sedgewick. Ia juga mendapat dorongan dari John Stevens Henslow yang merupakan professor botany.
Darwin berubah menjadi seorang naturalist atau pencinta alam. Kemudia ikut serta dalam melakukan ekspedisi dengan HMS Beagle. Tim ekspedisi HMS Beagle mengarungi samudera dan mengunjungi berbagai negeri di lautan Pasifik Selatan.
Pikiran Darwin juga dipengaruhi oleh Thomas Malthus, melalui bukunya “Essay on the Principle of PopulationI”. Dikatakan dalam buku itu bahwa populasi semestinya bertambah sesuai dengan batas persediaan makanan. Karena jika tidak, sudah pasti akan terjadi persaingan dalam memperebutkan makanan.
Sesudah membaca buku Thomas Malthus, Darwin menitikberatkan teorinya bahwa “The diversity of species centered on the gaining of food – food being necessary both to survive and to breed”- semua jenis spesies terfokus pada upaya mencukupi kebutuhan makanan dan makanan bermanfaat untuk kelangsungan hidup makhluk hidup dan demi berkembang biak.
Dikutip dari http://www.pak-sodikin.com/cara-belajar-albert-einstein/

10 Rahasia Sukses Orang Jepang (Sudah Ada dalam Ajaran Islam tetapi Ditinggalkan)

Telah kita ketahui dan saksikan Negara Jepang adalah negara maju yang sangat hebat dan berjaya. Namun gempa dan tsunami yang melanda negeri matahari itu menghancurkan sebagian besar wilayah jepang yang berdampak pada perekonomiannya. Akan tetapi sepertinya tidak perlu lama bagi jepang agar bisa kembali menguasai perekonomian dunia, karena Jepang dikenal memiliki rakyat yang sangat luar biasa ulet. Banyak orang-orang sukses berasal dari Jepang.
Akan tetapi ternyata penyebab majunya mereka sudah diajarkan dalam agama Islam jauh sebelum negara Jepang ada. Kita bisa berkaca kepada sejarah, di mana belum ada dalam sejarah dunia, yang bisa menguasai sepertiga dunia hanya dalam waktu 30 tahun. Itulah masa para Khalifah Rasyidin. Kaum muslimin sendiri yang meninggalkan ajaran agama mereka sehingga inilah yang diberitakan oleh Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda,
إِذَا تَبَايَعْتُمْ بِالْعِينَةِ وَأَخَذْتُمْ أَذْنَابَ الْبَقَرِ وَرَضِيتُمْ بِالزَّرْعِ وَتَرَكْتُمْ الْجِهَادَ سَلَّطَ اللَّهُ عَلَيْكُمْ ذُلًّا لَا يَنْزِعُهُ حَتَّى تَرْجِعُوا إِلَى دِينِكُمْ
“Jika kalian berjual beli dengan cara ‘inah, memegangi ekor-ekor sapi [sibuk berternak, pent], dan menyenangi pertanian dan meninggalkan jihad, niscaya Allah akan menimpakan pada kalian kehinaan, tidak akan mencabutnya dari kalian sampai kalian kembali kepada agama kalian”.[1]
Berikut kita bahas, bahwa apa yang menjadi penyebab majunya mereka ternyata ada dalam ajaran Islam sejak dahulu.[2]

1.Malu
#“Malu adalah budaya leluhur dan turun temurun bangsa Jepang. Harakiri (bunuh diri dengan menusukkan pisau ke perut) menjadi ritual sejak era samurai, yaitu ketika mereka kalah dalam pertempuran. Masuk ke dunia modern, wacananya sedikit berubah ke fenomena “mengundurkan diri” bagi para pemimpin yang terlibat korupsi atau merasa gagal menjalankan tugasnya. Efek negatifnya mungkin adalah anak-anak SD, SMP yang kadang bunuh diri, karena nilainya jelek atau tidak naik kelas. Mereka malu terhadap lingkungannya apabila mereka melanggar peraturan ataupun norma yang sudah menjadi kesepakatan umum.”#
Malu yang terpuji jelas adalah ajaran Islam. Bahkan jelas dan tegas dari sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda,
إِنَّ لِكُلِّ دِيْنٍ خُلُقًا وَخَلُقُ اْلإِسْلاَمِ الْـحَيَاءُ.
“Sesungguhnya setiap agama memiliki akhlak, dan akhlak Islam adalah malu.”[3]
Dan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
اَلْـحَيَاءُ لاَ يَأْتِيْ إِلاَّ بِخَيْـرٍ.
“Malu itu tidak mendatangkan sesuatu melainkan kebaikan semata-mata.”[4]
Dalam riwayat Muslim disebutkan,
اَلْـحَيَاءُ خَيْرٌ كُلُّهُ.
“Malu itu kebaikan seluruhnya.”[5]]
Bahkan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah orang yang paling pemalu. Abu Sa’id Al-Khudri Radhiallahu anhu berkata,
كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَشَدَّ حَيَاءً مِنَ الْعَذْرَاءِ فِـيْ خِدْرِهَا.
“Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam lebih pemalu daripada gadis yang dipingit di kamarnya.”[6]

2.Mandiri
#“Sejak usia dini anak-anak dilatih untuk mandiri. Bahkan seorang anak TK sudah harus membawa 3 tas besar berisi pakaian ganti, bento (bungkusan makan siang), sepatu ganti, buku-buku, handuk dan sebotol besar minuman yang menggantung di lehernya. Lepas SMA dan masuk bangku kuliah hampir sebagian besar tidak meminta biaya kepada orang tua. Biasanya mereka mengandalkan kerja part time untuk biaya sekolah dan kehidupan sehari-hari. Kalaupun kehabisan uang, mereka “meminjam” uang ke orang tua yang nantinya akan mereka kembalikan di bulan berikutnya.”#
Anjuran untuk berusaha sendiri dan tidak bergantung kepada orang lain adalah ajaran agama Islam.
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
لأَنْ يَأْخُذَ اََحَدُكُمْ اَحْبُلَهُ ثُمَّ يَاْتِى الْجَبَلَ فَيَاْتِىَ بِحُزْمَةٍ مِنْ حَطَبٍ عَلَى ظَهْرِخِ فَيَبِيْعَهَا فَيَكُفَّ اللهُ بِهَا وَجْهَهُ خَيْرٌلَهُ مِنْ اَنْ يَسْأَلَ النَّاسَ اَعْطَوْهُ اَوْ مَنَعُوْهُ.
“Sesungguhnya, seorang di antara kalian membawa tali-talinya dan pergi ke bukit untuk mencari kayu bakar yang diletakkan di punggungnya untuk dijual sehingga ia bisa menutup kebutuhannya, adalah lebih baik daripada meminta-minta kepada orang lain, baik mereka memberi atau tidak”.[7]
Demikian juga nabi Dawud, seorang Raja besar, tetapi ia tetap makan dari hasil kerjanya yaitu mengolah besi.
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَا اَكَلَ اَحَدٌطَعَامًا قَطُّ خَيْرًا مِنْ اَنْ يَأْكُلَ مِنْ عَمَلِ يَدِْهِ, وَاِنَّ نَبِيَّّ اللهِ دَاوُدُ عَلَيْهِ السَّلامُ كَانَ يَأْكُلُ مِنْ عَمَلِ يَدِْهِ.
“Tidaklah seseorang makan makanan yang lebih baik daripada hasil usahanya sendiri, sedang Nabi Daud Alaihissalam juga makan dari hasil usahanya sendiri”.[8]

3. Pantang menyerah
#“Sejarah membuktikan bahwa Jepang termasuk bangsa yang tahan banting dan pantang menyerah. Rentetan bencana terjadi di tahun 1945, dimulai dari bom atom di Hiroshima dan Nagasaki , disusul dengan kalah perangnya Jepang, dan ditambah dengan adanya gempa bumi besar di Tokyo, ternyata Jepang tidak habis. Dalam beberapa tahun berikutnya Jepang sudah berhasil membangun industri otomotif dan bahkan juga kereta cepat (shinkansen).
Akio Morita juga awalnya menjadi tertawaan orang ketika menawarkan produk Cassete Tapenya yang mungil ke berbagai negara lain. Tapi akhirnya melegenda dengan Sony Walkman-nya. Yang juga cukup unik bahwa ilmu dan teori dimana orang harus belajar dari kegagalan ini mulai diformulasikan di Jepang dengan nama shippaigaku (ilmu kegagalan).”#
Semangat dan pantang menyerah!! Ini adalah ajaran Islam.
Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda
احرص على ما ينفعك، واستعن بالله ولا تعجزن، وإن أصابك شيء فلا تقل لو أني فعلت لكان كذا وكذا؛ ولكن قل: قدر الله وما شاء فعل، فإن لو تفتح عمل الشيطان
“Bersemangatlah kamu terhadap apa-apa yang bermanfaat bagi kamu, dan mohonlah pertolongan pada Allah dan jangan merasa lemah (pantang menyerah). Dan jika meminpamu sesuatu maka jangan katakan andaikata dulu saya melakukan begini pasti akan begini dan begini, tetapi katakanlah semua adalah takdir dari Allah dan apa yang dikehendakiNya pasti terjadi.”[9]
Ada tawakkal dalam ajaran Islam, lihat bagaimana motivasi RasulullahShallallahu ‘alaihi wa sallam agar kita mencontoh burung dalam berusaha, burung tidak tahu pasti di mana ia akan mendapat makanan, akan tetapi yang terpenting bagi burung adalah ia berusaha keluar dan terbang mencari.
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
لَوْ أَنَّكُمْ تَتَوَكَّلُونَ عَلَى اللَّهِ حَقَّ تَوَكُّلِهِ لَرَزَقَكُمْ كَمَا يَرْزُقُ الطَّيْرَ تَغْدُو خِمَاصاً وَتَرُوحُ بِطَاناً
Seandainya kalian betul-betul bertawakkal pada Allah, sungguh Allah akan memberikan kalian rizki sebagaimana burung mendapatkan rizki. Burung tersebut pergi pada pagi hari dalam keadaan lapar dan kembali sore harinya dalam keadaan kenyang.”[10]
“selalu ada Jalan”. ya, ini juga adalah ajaran Islam. Jika kita berusaha dan tawakkal, maka kita akan medapat jalan keluar dari arah yang tidak kita sangka-sangka.
Allah Ta’ala berfirman,
وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ وَمَن يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ
“Dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya.” (At-Thalaq: 3)

4.Loyalitas
#”Loyalitas membuat sistem karir di sebuah perusahaan berjalan dan tertata dengan rapi. Sedikit berbeda dengan sistem di Amerika dan Eropa, sangat jarang orang Jepang yang berpindah-pindah pekerjaan.”#
Dalam ajaran Islam seorang muslim diajarkan agar mematuhi persyaratan yang telah mereka sepakati. Jika dalam suatu perusahan mereka bekerja, maka mereka harus mematuhi persyaratan perusahaan yaitu harus mencurahkan yang terbaik serta loyal dengan perusahaan teresebut selama tidak melanggar batas syariat.
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,
المُسْلِمُوْنَ عَلَى شُرُوطِهِمْ
 “Umat Islam berkewajiban untuk senantiasa memenuhi persyaratan mereka.[11]

5.Inovasi
#”Jepang bukan bangsa penemu, tapi orang Jepang mempunyai kelebihan dalam meracik temuan orang dan kemudian memasarkannya dalam bentuk yang diminati oleh masyarakat.’#
Islam juga mengajarkan agar kita mengembangkan Ilmu dan belajar (bukan inovasi dalam urusan agama = bid’ah). Bahkan kedudukan orang yang berilmu tinggi baik. Baik Ilmu dunia maupun akhirat.
Allah Ta’ala berfirman,
يَرْفَعِ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ
“Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat.” (Al-Mujadilah: 11)

6. Kerja keras
#“Sudah menjadi rahasia umum bahwa bangsa Jepang adalah pekerja keras. Rata-rata jam kerja pegawai di Jepang adalah 2450 jam/tahun, sangat tinggi dibandingkan dengan Amerika (1957 jam/tahun), Inggris (1911 jam/tahun), Jerman (1870 jam/tahun), dan Perancis (1680 jam/tahun).Seorang pekerja Jepang boleh dikatakan bisa melakukan pekerjaan yang biasanya dikerjakan oleh 5-6 orang. Pulang cepat adalah sesuatu yang boleh dikatakan “agak memalukan” di Jepang, dan menandakan bahwa pegawai tersebut termasuk “yang tidak dibutuhkan” oleh perusahaan.”#
Kerja keras juga Ajaran Islam. Bahkan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wa sallammengajarkan kita berlindung kepada Allah dari sifat malas,
اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَالْجُبْنِ وَالْهَرَمِ وَالْبُخْلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ
Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan, rasa malas, rasa takut, kejelekan di waktu tua, dan sifat kikir. Dan aku juga berlindung kepada-Mu dari siksa kubur serta bencana kehidupan dan kematian).”[12]
Bahkan kita harus bersegera dalam kebaikan untuk diri kita.
Allah Ta’ala berfirman,
فَاسْتَبِقُواْ الْخَيْرَاتِ
“Maka berlomba-lombalah (dalam membuat) kebaikan”. (Al-Baqarah: 148)

وَسَارِعُواْ إِلَى مَغْفِرَةٍ مِّن رَّبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمَاوَاتُ وَالأَرْضُ أُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِينَ

“Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa” (Al-Imran:133)


7.Jaga tradisi, menghormati orang tua dan Ibu Rumah Tangga
#“Perkembangan teknologi dan ekonomi, tidak membuat bangsa Jepang kehilangan tradisi dan budayanya. Budaya perempuan yang sudah menikah untuk tidak bekerja masih ada dan hidup sampai saat ini. Budaya minta maaf masih menjadi reflek orang Jepang. Kalau suatu hari Anda naik sepeda di Jepang dan menabrak pejalan kaki, maka jangan kaget kalau yang kita tabrak malah yang minta maaf duluan.”#
Tentu saja tradisi yang baik yang dilestarikan. Tradisi yang sesuai dengan nilai luhur dan ajaran Islam. Ajaran Islam juga melertarikan tradisi yang baik. Sebagaimana tradisi orang Arab Jahiliyah yang memuliakan tamu, menepati janji dan sumpah walaupun sumpah itu berat sekali. Bahkan adat/tradisi bisa dijadikan patokan hukum dalam ajaran Islam. Sebagaimana kaidah fiqhiyah.
العادة مجكمة
“Adat/tradisi dapat dijadikan patokan hukum”
Syaikh Doktor Muhammad Al-Burnu Hafizahullah menjelaskan makna kaidah ini, “Bahwasanya adat manusia jika tidak menyelisihi syari’at adalah hujjah dan dalil, wajib beramal dengan konsekuensinya karena adat dapat dijadikan hukum”.[13]
Mengenai perempuan yang sudah menikah dan tidak bekerja (IRT), ini juga ajaran utama agama Islam (Ibu rumah tangga bukan pekerjaan yang sepele dan hina, akan tetapi adalah sebuah kehormatan dan butuh pengorbanan yang akan melahirkan dan mendidik generasi terbaik).
لا تمنعوا نساءكم المساجد وبيوتهن خير لهن
“Janganlah kalian melarang istri-istri kalian pergi ke masjid-masjid, dan rumah-rumah mereka lebih baik bagi mereka[14]
Mengenai menghormati orang tua. Jelas ini ajaran Islam. Bahkan digandengkan dengan ridha Allah.
Allah Ta’ala berfirman:
وَقَضَىٰ رَبُّكَ أَلَّا تَعْبُدُوا إِلَّا إِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا ۚ إِمَّا يَبْلُغَنَّ عِنْدَكَ الْكِبَرَ أَحَدُهُمَا أَوْ كِلَاهُمَا فَلَا تَقُلْ لَهُمَا أُفٍّ وَلَا تَنْهَرْهُمَا وَقُلْ لَهُمَا قَوْلًا كَرِيمًا وَاخْفِضْ لَهُمَا جَنَاحَ الذُّلِّ مِنَ الرَّحْمَةِ وَقُلْ رَبِّ ارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِي صَغِيرًا
“Dan Rabb-mu telah memerintahkan agar kamu jangan beribadah melainkan hanya kepada-Nya dan hendaklah berbuat baik kepada ibu-bapak. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berusia lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah engkau mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah engkau membentak keduanya, dan ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang baik. Dan rendahkanlah dirimu terhadap keduanya dengan penuh kasih sayang dan ucapkanlah, ‘Ya Rabb-ku, sayangilah keduanya sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku pada waktu kecil.’” (Al-Israa’ : 23-24)

8.Budaya baca
#“Jangan kaget kalau Anda datang ke Jepang dan masuk ke densha (kereta listrik), sebagian besar penumpangnya baik anak-anak maupun dewasa sedang membaca buku atau koran.Tidak peduli duduk atau berdiri, banyak yang memanfaatkan waktu di densha untuk membaca”#
Ayat yang pertama kali turun adalah perintah membaca. Ini adalah ajaran Islam.
Alla Ta’ala berfirman,
اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَقَ
Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan” (Al-Alaq: 1)
Begitupula jika kita membaca teladan para ulama, misalnya syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani rahimahullah yang membaca setiap hari 12 jam. Begitu juga ulama yang lain, ada yang membaca sambil berjalan, hingga ia terperosok dalam lubang. Ada yang membaca sampai ia tertidur dengan buku di atas wajahnya.

9 Hidup hemat
#“Orang Jepang memiliki semangat hidup hemat dalam keseharian. Sikap anti konsumerisme berlebihan ini nampak dalam berbagai bidang kehidupan. Di masa awal mulai kehidupan di Jepang, mungkin kita sedikit heran dengan banyaknya orang Jepang ramai belanja di supermarket pada sekitar jam 19:30, dan ternyata sebelum tutup itu pihak supermarket memotong harga hingga setengahnya.”#
jelas ini ajaran islam, hemat dan berusaha qona’ah. Allah Ta’ala berfirman,
وَالَّذِينَ إِذَا أَنفَقُوا لَمْ يُسْرِفُوا وَلَمْ يَقْتُرُوا وَكَانَ بَيْنَ ذَلِكَ قَوَامًا
“Dan orang-orang yang apabila membelanjakan (hartanya), mereka tidak berlebih-lebihan dan tidak pula kikir, dan adalah (pembelanjaan itu) di tengah-tengah antara yang demikian.” (Al-Furqan: 67)

10.Kerjasama kelompok
#”Budaya di Jepang tidak terlalu mengakomodasi kerja-kerja yang terlalu bersifat individualistik. Termasuk klaim hasil pekerjaan, biasanya ditujukan untuk tim atau kelompok tersebut.
Ada anekdot bahwa “1 orang professor Jepang akan kalah dengan satu orang professor Amerika, namun 10 orang professor Amerika tidak akan bisa mengalahkan 10 orang professor Jepang yang berkelompok”.”#
Anjuran untuk bekerja sama adalah ajaran Islam. Saling membantu dalam kebaikan dan pahala.
Allah Ta’ala berfirman,
{وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَى وَلَا تَعَاوَنُوا عَلَى الْإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ} [المائدة: 2]
“Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran.” (Qs. Al Maidah: 2.)
Syaikh Abdurrahman Bin Nashir As-Sa’diy rahimahullah menafsirkan,
{وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَى} أي: ليعن بعضكم بعضا على البر. وهو: اسم جامع لكل ما يحبه الله ويرضاه، من الأعمال الظاهرة والباطنة، من حقوق الله وحقوق الآدميين.
“Hendaknya sebagian kalian menolong sebagian yang lain dalam al birr, dan ia adalah sebuah kata yang mencakup setiap apa yang dicintai oleh Allah dan diridha-Nya berupa amalan-amalan yang lahir dan batin dari hak-hak Allah dan manusia.“[1]
Dan Allah memerintah kita agar bersatu dan bekerja sama,
Allah Ta’ala berfirman,
وَاعْتَصِمُواْ بِحَبْلِ اللّهِ جَمِيعاً وَلاَ تَفَرَّقُواْ
“Dan berpeganglah kalian dengan tali Allah seluruhnya, dan jangan bercerai-berai” (Ali ’Imran : 103)

Demikian, semoga bermanfaat.
Alhamdulillahilladzi bi ni’matihi tatimmush sholihaat, wa shallallahu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi wa shohbihi wa sallam.
 Dikutip dari http://muslimafiyah.com/10-rahasia-sukses-orang-jepang-sudah-ada-dalam-ajaran-islam-tetapi-ditinggalkan.html

10 Langkah Meluangkan Waktu demi Mewujudkan Impian Anda

1. Prioritaskan hidup Anda secara tertulis
Buatlah daftar apa yang harus Anda lakukan untuk mewujudkan impian Anda dan tetapkan waktu untuk setiap impian Anda. Buatlah daftar harian dari daftar utama ini. Tetapkan waktu untuk setiap tugas. Usahakan tugasnya sederhana dan spesifik – ini akan menolong Anda tetap fokus.
2. Lakukan persiapan untuk sukses
Jika menulis buku adalah impian Anda, temukanlah tempat yang kondusif untuk menulis. Berusaha menulis di meja dapur bersama anak-anak, TV dan rumah yang bising tidak akan berhasil. Jika berlari maraton adalah tujuan Anda, belilah sepatu yang tepat dan rencanakan jadwal latihan Anda.
3. Bayangkan diri Anda sudah sukses
Bayangkanlah kehidupan Anda setelah Anda mencapai impian Anda – bagaimana perasaan Anda, apa artinya bagi Anda, bagaimana masa depan Anda. Lakukan ini setiap hari dan hiduplah seolah-olah Anda sudah mencapainya. Separuh perjalanan Anda adalah menerima bahwa Anda sanggup melakukannya.
4. Singkirkan kekacauan
Ini berarti dalam setiap bidang kehidupan Anda. Keluarkan pakaian usang dari lemari Anda. Bersihkan kulkas dan lemari dari makanan basi dan kadaluarsa. Sederhanakan rumah Anda dengan membuang pernak-pernik dan barang-barang yang tidak diperlukan dan hanya mengumpulkan debu. Hindari hubungan yang negatif dan menyita waktu – menjauhlah dari orang-orang yang tidak berkeinginan melihat Anda sukses.
5. Jadwalkan “waktu proyek” Anda dan jadikan itu sebagai kewajiban
Jadwalkan pada jam yang sama setiap hari. Hilangkan gangguan dan wujudkan impian Anda. Mintalah keluarga Anda untuk menolong Anda. Misalnya, jika Anda menerima panggilan telepon, beritahu anggota keluarga untuk mencatat pesannya untuk Anda. Tidak hanya ini akan menolong Anda menyelesaikan proyek Anda, tetapi juga menanamkan pada anak-anak dan pasangan Anda betapa pentingnya proyek ini bagi Anda.
6. Matikan televisi
Ini yang datang dari seorang mantan penyiar berita televisi memang terdengar aneh, tetapi saya hampir tidak pernah menonton TV dan ketika saya melakukannya, saya selalu melakukan sesuatu yang lain pada saat yang bersamaan, misalnya sambil melipat pakaian, mewarnai kuku saya atau membersihkan rumah. Saya juga tidak pernah menyalakan televisi kecuali ada acara tertentu yang ingin saya tonton dan saya mematikannya ketika acaranya sudah selesai. Menyalakan TV demi suara latar belakang mengundang Anda membuang-buang waktu dengan menonton acara yang tidak Anda rencanakan untuk ditonton. Seseorang menghabiskan rata-rata dua sampai tiga jam per hari menonton TV. Bayangkan apa yang dapat Anda lakukan dengan semua waktu itu!
7. Bangunlah 30 menit lebih awal
Berolahraga, menulis, membaca, bermeditasi, atau melakukan apa saja untuk memanjakan dan menyegarkan diri Anda. Ini akan menolong mengurangi rasa tertekan karena perasaan tidak ada cukup waktu untuk diri Anda sendiri. Kesendirian yang sepi adalah cara yang luar biasa untuk memulai hari dan menolong Anda fokus pada impian Anda. Anda perlu sekitar tujuh jam tidur setiap malam. Ini berarti Anda punya 17 jam untuk mewujudkan impian Anda.
8. Rencanakan hari Anda pada malam sebelumnya
Siapkan makan siang Anda, pilihlah pakaian Anda, dan rencanakan sarapan Anda sebelum Anda tidur. Ini akan menjadikan pagi Anda lebih lancar. Lihatlah daftar harian Anda dan perhatikan apa yang telah Anda capai, kemudian buatlah daftar untuk hari esok.
9. Belajarlah untuk berkata ‘tidak’
Jika proyek Anda akan memakan waktu enam bulan, berjanjilah bahwa Anda tidak akan berkomitmen pada hal lainnya sampai jangka waktu itu berakhir. Kata “tidak” mungkin saja merupakan kata yang paling sulit untuk diucapkan, tetapi jika Anda tidak melakukannya, Anda malah akan mengupayakan impian orang lain bukannya impian Anda sendiri.
10. Bertanggung jawablah
Ceritakan kepada orang lain tentang keinginan Anda untuk menyelesaikan proyek Anda dan bagaimana Anda menjadwalkan waktu untuk melakukannya. Mereka akan cenderung untuk tidak mengganggu jadwal Anda dan menjadi lebih berpengertian. Mereka juga akan menolong Anda tetap bertanggung jawab untuk menyelesaikannya.
Mempunyai tujuan dan impian adalah apa yang menyenangkan dan menyemangatkan hidup kita, tetapi jika Anda tidak mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mewujudkan impian Anda, itu dapat menjadi salah satu sumber frustrasi terbesar dalam hidup Anda. Proses itulah yang membuat pencapaian Anda berharga. Mulailah perjalanan Anda minggu ini dengan memilih salah satu dari 10 saran yang tercantum dalam artikel ini dan mulailah menerapkannya.

Dikutip dari "http://keluarga.com/Pertumbuhan/10-langkah-meluangkan-waktu-demi-mewujudkan-impian-anda"